Review Film “Gemini Man” Kembar Karena Kloning

Posted on

 

Memiliki kembaran di dunia nyata? Bahkan terlihat lebih muda seperti saat ketika kita masih remaja?! Dijamin kalian langsung pusing dan syok. Mimin aja syok lihat hasil kloning Will Smith yang mulus banget di Gemini Man. Mimin kira dua orang yang beda, eh tahunya sama.

 

Film yang rilis pada tanggal 5 Oktober 2019 ini disutradarai oleh Ang Lee ini berhasil membawakan Gemini Man dengan baik meski tidak terlalu sempurna.

 

SINOPSIS

 

Film ini menceritakan tentang seorang pembunuh bayaran bernama Henry Brogan. Ia merupakan pembunuh bayaran terbaik di tempatnya bekerja, Defense Intelligence Agent (DIA). Sebuah organisasi pertahanan dari pemerintah Amerika. Tetapi karena semakin bertambahnya usia dan Brogan merasa lelah, ia memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya tersebut. 

 

Namun, ada kejadian yang tidak ia duga. Ternyata data-datanya selama bekerja di sana digunakan oleh ketua Defense Intelligence Agent untuk membuat eksperimen terlarang. Yakni membuat kloning manusia.

 

 

Meski Brogan sudah pensiun, tetapi sang ketua merasa bahwa Brogan suatu saat akan membawa masalah apabila mengetahui dirinya menjadi bahan eksperimen. Maka sang ketua dari Unit Black Ops yang bernama Clay Varris dengan nama sandi “Gemini” memcoba membunuh Brogan. Varris mengirimkan pasukannya tetapi dengan pengalaman dan kemampuan tempur yang diperoleh Brogan selama bertugas dapat mengalahkan mereka dengan mudah.

 

Setelah pasukan utama Varris gagal, ia kemudian mengirimkan Clay Junior yang memiliki kemiripan hampir 100% dengan Brogan. Kemiripannya dapat dilihat dari wajah, suara, cara bertarung, berpikir, bahkan sampai cara menggunakan senjata.

Tetapi yang terlihat berbeda dari Junior hanyalah dari struktur mukanya yang masih terlihat muda. Well, karena memang dia masih berusia sekitar 20 tahun.

 

Sebagai pemilik tubuh utama tentu Brogan terkejut dengan kemiripan Junior dengannya. Hal inilah yang membuat Brogan selalu ragu untuk membunuh Junior. Karena seperti membunuh anaknya sendiri.

 

Kemudian Brogan bekerja sama dengan Danny, seorang teman yang uga seorang agen rahasia. Bersama-sama mereka melakukan berbagai cara untuk mengungkap identitas Junior dan mencari tahu sebabnya mengapa Junior benar-benar sangat mirip dengannya secara keseluruhan.

 

 

TEKNOLOGI “DE AGING” DAN SINEMATOGRAFI YANG MEMUKAU

 

Seperti melihat dua pemeran? Yap, benar seperti itulah ketika Mimin melihat Will Smith versi tua dan muda. Padahal setelah browsing-browsing lagi, kita dikejutkan dengan fakta bahwa yang memerankan Brogan dan Junior hanyalah Will Smith seorang.

 

Ini semua tidak lain dan tidak bukan berkat teknologi CGI yang digunakan. Kemiripan yang dibuat pun benar-benar menyerupai Will Smith di masa muda. Sehingga film yang sudah direncanakan selama 22 tahun yang lalu ini benar-benar terwujud. Tetapi ada beberapa sedikit yang efek yang terputus-putus. Mengingat secanggih apapun teknologi tetap akan ada celah ketidaksempurnaan yang akan terlihat.

 

 

Mengingat film ini disutradarai oleh Ang Lee, seorang sutradara yang sudah sangat andal terkait sinematografi dalam film-filmnya, membuat Gemini Man sangat memukau. Kalian sendiri bahkan bisa membuktikan kehebatan Ang Lee dari film yang dia garap berjudul “Lie of Pi” (2012) yang berhasil memenangkan kategori “Best Achievement in Cinematography” Academy Awards 2013. 

 

Lalu di Gemini Man sendiri kalian bisa melihat eksotisnya wilayah Cartagena yang ada di Colombia ketika Brogan dan Zakarweski melarikan diri dari Junior. Di sana kita juga akan melihat sebuah pertarungan sengit antara Brogan dan Junior. Banyaknya adegan baku tembak dan baku hantam tidak menghilangkan keindahan Kota Cartagena yang penuh mural dalam berbagai warna yang sangat menyita perhatian.

 

Kemudian kita juga akan dimanjakan dengan keindahan deretan bangunan bergaya kuno di Budapest, Hungaria. Tempat yang memang sudah terkenal akan keindahan arsitekturnya. 

 

Untuk visual efeknya sendiri dihadirkan oleh Weta Digital dan prosesnya diawasi oleh Bill Westenhofer. Mereka sudah ahli dibidangnya sehingga kita dibuat betah berlama-lama menonton film tersebut.

 

 

PEMERAN

 

Dalam hal ini tentu sudah tidak diragukan lagi akting seorang Will Smith. Salah satu aktor kondang di genre film aksi. 

Pada film-film yang melambungkan namanya seperti “I am Legend (2007)”, Hancock (2008)”, dan Men in Black”, Will Smith hanya memerankan satu tokoh. Tetapi dalam film ini ia ditantang untuk menjadi dua orang yang berbeda dan saling memburu satu sama lain.

 

Dan menurut saya, Smith berhasil menjadi Junior yang muda dan bersemangat. Juga berhasil menjadi seorang Brogan yang sangat serius.

Nah, sekian review dari Mimin. Selamat membaca dan sampai jumpa di di artikel selanjutnya! Salam Matahari!

 

 

 

Bagi kamu yang ingin belajar animasi bisa klik di bawah ini:

Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *